48.Japan.

Saya paham dan sadar, Jum'at itu tinggal menghitung hari saja, alias deadline presentasi saya tinggal sedikit lagi waktu persiapannya dan saya masih cari bahan, belum buat apa-apa. Tapi, saya gatal mau cerita ini, cerita lama yang masih aja keinget sampai sekarang.

Beberapa minggu yang lalu, saya dapat interview dari perusahaan Jepang namanya Goodfind.jp. Goodfind ini adalah perusahaan headhunter yang akan menyalurkan calon-calon pekerja dari Indonesia ke Jepang sana. Actually ini adalah panggilan kedua saya karena yang pertama saya enggak bisa dateng. I'm a bit surprise karena saya enggak ada harapan sama sekali untuk dipanggil lagi, usut punya usut, ternyata dari 20 orang yang dipanggil di sesi pertama, hanya 2-3 orang aja yang masuk kualifikasinya. Emeyzeng!

Kami ketemu di UI, ternyata hanya saya anak selain UI yang hadir disana. Ah iya, ini yang interview teman saya kok, si Arif, dia emang kerja di Goodfind itu selama beberapa bulan, dia bagian recruiternya. dia bilang bahwa di Jepang ini memang demand untuk IT itu lagi tinggi-tingginya, terutama dari sisi developer IT nya. Kami bicara panjang lebar mengenai prospek kerja disana, kehidupan disana, gaya kerja disana hingga lupa ternyata kami masih dalam sesi interview.

Singkat cerita, Jepang mempunyai jam kerja 12 jam sehari, dibandingkan dengan kita yang hanya 8 jam udah ngomel, mereka seakan hidup untuk bekerja. Rate disana terutama Tokyo adalah rate hidup tertinggi kedua di dunia, jadi walaupun di kurs-in sebulan bisa dapet 20juta, tapi sekali makan disana bisa 100rb sendiri.

Ceritanya sih, tunggu sebulan untuk dapat info lagi, we'll see. Walaupun kesannya sedih disana, tapi liat offeringnya juga berapa ya kan?

Comments

cipu said…
Good luck with the job yah, semoga bisa ke Jepang bekerja, meski disana bekerjanya model rodi heheheh

Popular posts from this blog

143.QUOTE DEEPAK CHOPRA

141.SELFTALKAGAIN

139.BYE.COM