59.
Satu..dua... ya, dua bulan lebih saya melewati masa "hanya research". Pekerjaan yang sama sekali tidak saya harapkan sebelumnya saat pindah dulu, apa ini terjebak? saya enggak tau. Walaupun dikelilingi sama lingkungan yang saya cenderung sukai, tapi tidak pada bagian pekerjaan dan ilmu pengetahuannya, buat saya yang lumayan ambisius, rasa seperti tidak ada pekerjaan akhirnya menusuk otak saya yang takutnya jadi tumpul. Sekali lagi, ini bukan masalah enggak bersyukur untuk apa yang diberi, tapi sebagai manusia, saya harus berkembang.
Being creative sebenarnya bisa jadi obat rasa bosan yang saya alami sekarang, saya sudah coba berbagai macam inisiatif diri untuk mengatasi gelisah dan bosan saya, tapi saya juga teringat pepatah orang, "jika ditempatmu yang sekarang tidak bisa belajar lagi, maka pindahlah", benar juga ya? jika dipikir-pikir, tahap ini adalah tahap saya sekarang ini, saya ingin pindah, bukan masalah gaji, saya hanya ingin portofolio. Keadaan kantor sekarang seperti menjadikan saya berharap, waktu kontrak saya habis dan tidak akan diperpanjang lagi karena tidak ada project dalam waktu dekat.
Memang, pergerakan kantor mulai ke arah positif dengan hire orang-orang lokal. Tapi, dengan saya yang juga tau keadaan lapangan, mau sampai kapan saya harus menunggu, sedangkan mbak nining dan pak djamot sudah resign dengan alasan yang seragam, ditambah widi, resepsionis juga akan pergi dalam waktu dekat.
Tapi, mana ada pindah kerjaan itu mudah?
Being creative sebenarnya bisa jadi obat rasa bosan yang saya alami sekarang, saya sudah coba berbagai macam inisiatif diri untuk mengatasi gelisah dan bosan saya, tapi saya juga teringat pepatah orang, "jika ditempatmu yang sekarang tidak bisa belajar lagi, maka pindahlah", benar juga ya? jika dipikir-pikir, tahap ini adalah tahap saya sekarang ini, saya ingin pindah, bukan masalah gaji, saya hanya ingin portofolio. Keadaan kantor sekarang seperti menjadikan saya berharap, waktu kontrak saya habis dan tidak akan diperpanjang lagi karena tidak ada project dalam waktu dekat.
Memang, pergerakan kantor mulai ke arah positif dengan hire orang-orang lokal. Tapi, dengan saya yang juga tau keadaan lapangan, mau sampai kapan saya harus menunggu, sedangkan mbak nining dan pak djamot sudah resign dengan alasan yang seragam, ditambah widi, resepsionis juga akan pergi dalam waktu dekat.
Tapi, mana ada pindah kerjaan itu mudah?
Comments