76.Birthday.
Surprise video, thank you
Actually keadaan ini tidak pernah saya pikirkan sebelumnya, walaupun memang, yang namanya ulang tahun hampir sama di setiap tahunnya, yang berbeda hanya angka umur saya yang bertambah seiring dengan berjalannya tahun. Tanpa saya sadari juga, waktu terus berjalan dan waktu saya berbenah diri terasa sangat-sangat cepat berlalu, teman-teman berubah menjadi manusia dewasa serta saya, saya pun juga berubah dari sisi manusia.
Saya pulang dari kantor pun tidak pernah seperti ini, seperti biasa, tinggal di rumah om itu sudah membuat saya biasa untuk tinggal sendirian, jarang ada kunjungan dan mungkin juga karena saya terlalu fokus dengan dunia, saya sedikit jauh dari sosial sekitar. Hari ini mata saya terbuka, ternyata gerakan anti-sosial saya tidak berpengaruh untuk teman terdekat.
Keadaan rumah yang gelap sebenarnya tidak membuat saya kaget malam ini saat pulang kantor, tapi melihat keadaan rumah luar yang dipenuhi motor seharusnya di dalam rumah ada orang saya hanya berfikir sederhana, "ah, mungkin mereka sedang pergi". Tapi teringat saya ternyata tidak bawa kunci rumah dan terutama ketika saya tahu pintu dikunci dari dalam, saya mulai curiga tapi hanya bersifat mereka mau mengerjai saya, karena ini yang sering mereka lakukan terhadap saya...sering.
I cry, i do.
Laki-laki jantan seperti saya menitikkan air mata saat semua kejutan muncul didepan saya, tidak pernah ada di benak saya mereka akan berpikir untuk melakukan hal-se-niat ini. Masakan, kado, kue, hal yang sangat..sangat niat!. Boleh saya bilang? kondisi ini baru yang pertama saya rasakan di masa beranjak dewasa ini.. ini beneran, sungguh. Terlalu melankolis? mungkin, saya memang begitu.
.jpg)
Sushi and cake
Gita, satrio, sofyan, pulong, ridwan, rudy, tachul hingga fahmi pun datang! (termasuk abah bin) namun saya tetap harus menggaris bawahi khalliku dan afsal yang termasuk aktor dibelakang ini semua. Ah, saya juga harus mention sesuatu, bahwa apa yang saya terima kali ini sungguh tidak biasa dan unik. Khal membelikan "kemeja hari jum'at" yang motif gingham, Gita bawa sprei dan satrio bawa jam weker dengan motif yang sama, manchester united. Pulong, sofyan dan ridwan bawa pakaian dalam (ah kalian tau aja. ahaha) dan yang tidak kalah adalah tacul dengan bawa sebungkus besar sambal terasi ibunya yang jadi favorit saya, lucunya, dia pesan khusus dari ibunya untuk kado saya.
Pada akhirnya saya enggak bisa ngomong apa-apa lagi untuk ini, saya enggak pernah minta, saya minta maaf ke semuanya karena saya mungkin terlalu ambisius mengejar mimpi dan membantu orang tua sampai lupa punya teman yang nyata dan care walau dengan caranya masing-masing. Baiklah, dengan umur baru, saya akan memanfaatkan umur saya sebaik mungkin karena ini tandanya Allah masih sayang dengan saya. aamiinn
+(1).jpg)
Terima kasih sudah datang, teman.
Comments