#Run4.Bencana Pertama.

Hari sebelumnya saya bertemu dengan anak dari pemilik kontrakan, dia sebenarnya mitra kerja saya di kantor. Kami menyelipkan pembicaraan mengenai progress kami dalam menyewa kontrakan ibunya, yang bisa saya katakan adalah so-far-so-good, tidak ada masalah berarti namun ada dua kendala serius yang menjadi batu di pikiran saya yaitu tidak mau kotor dan menerima jaminan.

Saya ceritakan kejadian secara detail kepada dia, dan dia bilang bahwa seharusnya saya paksa ibu itu untuk menerima jaminan saya walaupun nominalnya tidak besar dan harus disegerakan karena kami butuh tempat itu.

Malam ini saya membawa uang Rp. 5.000.000,- yang niatnya sebagai jaminan saya dengan ibu. Tapi saya langsung shock sewaktu ibu itu bilang bahwa tempat itu sudah ada yang mengontrak 2 tahun dengan tipe jualan berbeda, komputer. Oke, kali ini saya mengerti dengan maksud tidak kotor dan tidak mau jaminan dari saya tempo hari, akan yang kami lakukan pun menjadi sia-sia.

Peristiwa ini sempat membuat saya down dan membuat saya mendapatkan pelajaran yang sangat berharga. Walaupun ujungnya adalah jodoh-tak-jodoh tapi caranya yang membuat saya berpikir untuk jangan terlalu percaya asal dengan janji semata, harus ada jejak rekam didalamnya.

Kamipun harus berjuang mencari tempat lagi, dan kami tau ini tidak mudah.

Comments

Popular posts from this blog

143.QUOTE DEEPAK CHOPRA

141.SELFTALKAGAIN

139.BYE.COM