118.Ketelitian

Hari ini gue merasa sangat bersalah. Salah satu kesalahan yang harus gue terima dan jadi pelajaran baru yang harus selalu diingat. Masalah gue masih sama, tentang ketelitian, ini bisa jadi karena gue agak sedikit meng-gampangkan padahal hal kecil ini imbasnya besar banget, yang harusnya dapat rejeki, malah jadinya rejekinya ilang, bahkan rugi.

Ada tender cuma-cuma dari temen gue, biasalah.. coba-coba untuk cari sampingan. Tender ini dilimpahkan ke gue, dia mau nolong gue buat cari pengalaman lain diluar kantor. Tender ini waktuya sempit banget makanya gue push vendor kenalan gue untuk membuat apa yang gue minta sesuai sama tender itu. So far so good, even 90% perfect hingga menjelang mau dikirim. Tapi ada masalah yang terkuak sampai gue diam, dimana dari 6 item yang gue pesan, ada 1 yang salah di ukuran, gue pikir harusnya oke karena cuma 1 yang salah, setelah teman gue periksa. Gue pikir, nggak ada kesalahan berarti, jadinya langsung gue minta 1 hari jadi dan beneran jadi.

Setelah gue cek akhir, ternyata malah kebalik.. malah 1 yang benar, 5 yang salah. WTF, gue mesti gimana?, coba gue root masalahnya dimana, enggak taunya saat fase dummy, gue enggak ngukur secara detail setiap dummy yang udah dikasih, gue akuin juga bahwa yang gue ukur itu HANYA tulisan dan beberapa detail kecil tapi selain ukuran setiap item. Gue enggak tau efeknya, so far, setiap item yang salah itu perbedaannya hanya 0.5 cm dari setiap item. Kecil sih, kalo diliat secara ukuran, memang enggak signifikan, tapi secara keseluruhan, karena barangnya kecil, jadi ada gap  yang kelihatan dan juga masalah dari sisi jumlah item yang dibuat, ada ratusan, jadinya perbedaannya bisa kelihatan.

Pelajaran banget ini, gue harusnya bisa dapet duit, malah rugi, gue masih mau coba nego sama temen gue, terutama untuk masalah ini yang hanya perkara 0.5 cm. sumpah kali ini gue malunya ampun-ampun.

Comments

Popular posts from this blog

143.QUOTE DEEPAK CHOPRA

141.SELFTALKAGAIN

139.BYE.COM