70.Garuda

Tanggal 8, saya tidak percaya hari ini muncul juga, tanggal ini saya harus tes lanjutan Garuda. Tes yang saya nantikan dibandingkan tes yang lain, katakan saya berlebihan, ya..katakan saja karena saya sendiri pun tidak bisa mengutarakan bagaimana excited nya saya akan hari ini.

Sebuah tes yang saya sendiri pun tidak pernah menyangka akan ikut karena ternyata dihuni oleh orang-orang berlatar belakang tidak biasa. Lulusan-lulusan kelas atas, berpendidikan tinggi dan ternyata sudah bekerja di instansi besar diluar sana, saya bergabung dengan mereka. Sejujurnya peristiwa ini bukan hal baru, karena saya sudah beberapa kali ikut proses rekrutmen dan ini kali kedua saya harus berhadapan dengan saingan yang tidak santai seperti ini. Tes hari ini dibagi 3, kasus - fgd - wawancara. Sebenarnya kasus dan fgd dibuat dalam 1 waktu dengan proses kasus (analisis kasus individu) dan fgd (analisis kasus bersama) tapi dengan topik masalah yang sama. Buat saya yang sering di tampar dengan studi kasus di kantor, saya sudah punya pola sendiri untuk menjawab masalah-masalah yang sudah disuguhkan, jadi buat saya sebenarnya ini tidak sulit..bukannya sombong, tapi ini beneran.

Saya pun mati-matian dengan tes ini, semua usaha, pengalaman saya, saya tumpahkan semua di forum itu (berlebihan.. hehehe). Tapi ada sebuah kejadian menarik, kloter saya diisi dengan 4 orang termasuk saya disitu, dengan background yang berbeda-beda, tapi saya paling muda lagi karena yang lain ternyata angkatan diatas saya 1-2 tahun. Waktu analisa kasus pertama, hanya diberi waktu 90' menit saja untuk menyelesaikan word, excel, powerpoint. Saya memutuskan untuk mengerjakan presentasi dulu karena menurut saya itu esensial. Saat waktu singkat itu selesai, saya dibuat diam oleh orang-orang yang maju presentasi sebelum saya, karena apa yang disuguhkan mereka sama-sekali tidak seperti apa yang saya buat, mereka detail, deskripsi lengkap dan rapih!, itu yang saya kagumi, sedangkan saya? kebiasaan hanya membuat bullet point seperti di kantor sepertinya akan membunuh saya hari ini.

Sebenarnya saya punya keberuntungan, saya ditunjuk sebagai presenter akhir yang akhirnya muncul niat untuk menutupi apa yang jadi kekurangan saya saat presentasi nanti, yaitu saya bertanya habis-habisan dengan para presenter dengan satu tujuan, mendapat informasi sebanyak mungkin untuk modal presentasi saya. Akhirnya saya maju dengan modal berani dan tanpa beban, berbekal slide dan Bismillah, saya ternyata bisa mendapat perhatian lebih dari audience! apa ini hebat? ini bahaya.

Saat yang ditakutkan ternyata benar kejadian, saya ditanya habis-habisan seperti ajang balas dendam, tapi berbekal informasi sebelumnya dan waktu membaca yang lebih, saya bisa jawab pertanyaan mereka walau harus dipotong dengan stop karena waktu sudah habis. Kemudian dilanjutkan dengan fgd, masih dengan kasus yang sama, senyum-senyum saya masih tersisa dari presentasi sebelumnya. Disini, saya menjadi teamlead, saya sih merasa begitu, karena pada dasarnya saya yang menggerakkan tim ini untuk bicara. Saya dihadapkan dengan orang-orang yang secara usia lebih berpengalaman, tapi sepertinya saya tidak melihat itu. Berbekal percaya diri, saya berusaha tampil sebaik mungkin, sehabis-habisan mungkin hingga saya susah untuk bicara lagi.

Ya, itu fgd terbaik sejauh ini, saya sudah mengerahkan yang terbaik, apa yang saya bisa dan saya pikir, saya layak untuk maju lagi. Ohya.. masih ada fase terakhir, sebenarnya membosankan karena cuma interview dengan old fashioned ibu-ibu psikolog, cuma ada 1 hal menarik disini, saya harus menyesuaikan irama bicara dan kecepatan bicara dengan kecepatan tangan menulis si ibu! wtf.

Oke, back to the game. Jam sudah menunjukkan jam 4 disertai angin hujan yang deras, tes saya berhasil atau tidak hari ini, hanya Allah dan garuda yang tau. Apa mungkin 2 minggu kedepan ada berita bagus? saya harap begitu. Berdoa, dimulai..

Comments

Popular posts from this blog

143.QUOTE DEEPAK CHOPRA

136.GUNUNG MUNARA

139.BYE.COM