101.Peucang Satu.


I'm not a good photographer. I need to underline that, disaat saya  sedang bertualang, sering kali saya kecewa dengan apa yang saya jepret. Terkadang angle nya dikit lah terkadang pula saya akhirnya banyak memotret sesuatu yang enggak ada pola dan maksudnya. But anyway, i want to start telling you a bit about my latest trip. Pulau Peucang National Park - ujungnya ujung kulon, Jawa Barat.

Dimulai saat kami harus off dari pekerjaan, rehat sejenak melihat pemandangan selain jalanan sudirman-thamrin yang penuh debu. Kami memutuskan untuk ikut open trip di kaskus, berhubung kami tidak punya waktu yang cukup banyak untuk melakukan perjalanan agak jauh maka kami memilih untuk pergi ke pulau yang lagi nge-tren dan bisa dijangkau dengan waktu tidak panjang.

It was friday. Hari yang dinanti setelah sebulan pun datang, awalnya saya berangkat dengan full tim! dengan nama yang selalu sama, bapak rudy, sofyan, pulong dan ridwan, tapi kebetulan sekali bapak pulong tidak bisa ikut karena dia ada kerjaan keluar kota. Awalnya pun kami juga kedatangan personil baru yang mau ikut, Gita dan Fahmi, tapi in injury time, Gita dan Ridwan juga berhalangan hadir, oke fix hanya kami ber-empat saja.

Saya bersyukur, Tuhan menciptakan alat yang namanya tongsis.

22.00
Setelah semuanya siap, kami  berangkat dari halte slipi jaya menuju desa sumur di daerah Serang, i'm not sure dimana pastinya itu tapi yang pasti kami mengarah ke barat banget hingga tepi pantai. Waktu itu jam 10 malam, jemputan kami datang membawa banyak orang dan kami adalah jemputan terakhir dengan kursi yang pas tinggal 4 orang, beruntung.. Gita dan Ridwan enggak ikut kalopun ikut mungkin mereka harus duduk di bagasi (becanda deng).

It took 5 hours more-less untuk mencapai desa sumur dengan gonjang ganjing jalan gelap yang naik turun, saya hampir muntah karena sama sekali enggak bisa tidur. Kami sampai di Desa sumur, rebahan, sarapan dan bersiap untuk pindah kapal menuju laut. Jujur aja, sarapan kami termasuk enak walaupun sederhana, enggak sangka juga kalau kami disini bakal menemukan nasi uduk balado telor dicampur dengan mie instan tapi enak banget.

07.00
kami mulai start ke pantai. Kami akan menggunakan kapal kecil-sedang untuk menemani kami selama 2 hari kedepan. Rute pertama kami adalah menuju straight ke pulau peucang. Perjalanan sampai 3 jam dari dermaga pantai, disini pantainya bagus, putih bergradasi biru yang keren banget. Pantainya bersih. Itenary awal kami dimulai dengan tracking 6 km bolak balik menuju Karang Copong, sepanjang jalan yang akan dilalui itu hanya hutan yang nantinya bisa dilihat juga Rusa, Merak, Babi Hutan, Monyet dan kalau beruntung bisa lihat Badak cula satu, untuk yang terakhir bisa dibilang super beruntung. Setelah jalan sekitar 45 menit, actually emang bagus sih pemandangannya, tapi karena saya udah pernah ke Bali, kebetulan banget kok ya mirip banget tanah lot Bali.. cuma bedanya kami enggak bisa turun untuk liat, kami stay diatas untuk melihat laut.

13.00

Makan diatas kapal. Seger banget, masakannya pun enak karena seafood menunya. Selanjutnya kami akan menuju spot snorkling pertama kami enggak jauh dari pulau peucang juga. Saya agak kecewa dengan spot pertama kami, airnya kurang jernih dan biotanya sangat kurang. Entah gimana akhirnya saya cuma enjoy aja main air.

15.00
Harusnya kami ke Savanna Cidaon untuk lihat penangkaran banteng liar, tapi berhubung ada kapal karam jadinya batal. syedih. Akhirnya kami langsung ke pulau handeleum untuk menginap disana.

17.00
Sepertinya air lagi pasang-pasangnya, angin kenceng banget hingga menyebabkan kapal kami enggak bisa merapat dengan cepat. Pulau Handeleum ini hanya pulau yang relatif kecil juga, dengan listrik yang hanya dialiri dari jam 6 sore hingga 6 pagi saja, Sistem kelistrikan disini menggunakan solar panel alias selama matahari masih ada mah, lanjut ngecas terus!. For the rest of the day, kami akan menghabiskan waktu disini. Malamnya ada beberapa rombongan lain yang datang, keadaan pulau handeleum yang gelap menjadi sedikit terang dan ramai karena banyak yang dari mereka menyalakan api untuk barbecue, begitu juga kami. Entah karena harus segera istirahat atau gimana, kami hanya dibakarkan ikan untuk barbecue kami, kurang ada kebersamaan disini tapi juga kurangnya gitar bisa mempengaruhi sih.

Menariknya, kami makan malam ditemani beberapa rusa liar, ada beberapa rusa liar yang ikut penasaran apa yang kami makan, Walaupun yang saya tau rusa itu juga termasuk hewan yang pemalu, tapi sepertinya sifat itu tidak berlaku untuk rusa yang satu ini, dia terus mendatangi kami untuk minta makanan. Ah iya, saya kenalan sama cewek jerman namanya Natalie, biasalah pasti ada juga beberapa bule yang ikutan trip begini, either bule kere atau bule kaya. Actually saya prefer kenalan sama temennya yang namanya Ana, cantik tjuy tapi sayangnya kurang ramah sama kami.

22.00
Oke saatnya tidur untuk charge tenaga untuk besok pergi ber-kano.
See you tomorrow!.

Comments

Popular posts from this blog

143.QUOTE DEEPAK CHOPRA

136.GUNUNG MUNARA

139.BYE.COM