82.Syukr.
Working in an International Company has given me a different side of view of working experiences, walaupun perusahaan ditempat saya bekerja sekarang ini tergolong masih bayi, tapi pengalaman yang ditawarkan harus diakui membuat saya jadi melihat sisi yang berbeda dalam bekerja. Mungkin bisa dibilang saya cukup beruntung untuk menimba ilmu disini dengan segala konflik yang muncul dari dalam diri yang mengganggu perkembangan karir saya.
Saya secara implisit diajarkan cara untuk menerima sesuatu yang bukan mau atau keinginan saya dalam bekerja,atau bisa dibilang saya diarahkan untuk berusaha mencicipi makanan lain yang belum tentu saya suka rasanya. Disini saya seperti di push untuk menjadi seseorang yang lebih dari limit kita sendiri, terutama dalam hal belajar. Kerasnya kehidupan kantor juga mendidik saya untuk selalu siap jika dibutuhkan, ini merupakan modal berharga saya jika memang saya harus "pindah" tempat nanti.
Tulisan ini hanya rasa syukur saya untuk apa yang Allah SWT sudah berikan terhadap saya, tidak hanya mengeluh tentang apa yang sudah diderita, saya masih sangat beruntung sudah bekerja di tempat yang layak dan harus berjuang lagi untuk masa yang akan datang nanti.
Saya secara implisit diajarkan cara untuk menerima sesuatu yang bukan mau atau keinginan saya dalam bekerja,atau bisa dibilang saya diarahkan untuk berusaha mencicipi makanan lain yang belum tentu saya suka rasanya. Disini saya seperti di push untuk menjadi seseorang yang lebih dari limit kita sendiri, terutama dalam hal belajar. Kerasnya kehidupan kantor juga mendidik saya untuk selalu siap jika dibutuhkan, ini merupakan modal berharga saya jika memang saya harus "pindah" tempat nanti.
Tulisan ini hanya rasa syukur saya untuk apa yang Allah SWT sudah berikan terhadap saya, tidak hanya mengeluh tentang apa yang sudah diderita, saya masih sangat beruntung sudah bekerja di tempat yang layak dan harus berjuang lagi untuk masa yang akan datang nanti.
Comments